Friday, December 09, 2005

Serendipitas -
Finally I did it !

Akhirnya blog ini tercipta juga, setelah sekian lama menunda-nunda. Ada pertanyaan-pertanyaan yang selalu menghantui pikiran sebelumnya, seperti "Why ? Why do you wanna write a blog ?" After all, I am not a trully sentimental person who likes to express feelings into writings…

Then one day, a friend gave fasting-day speech in the office, and he remind us that every human has obligation to contribute good deeds into this life. You can contribute any kind of good deeds, mulai dari harta, jiwa, tenaga, pemikiran, pengetahuan, waktu, namun sharing "knowledge & experience" adalah hal yang paling ringan untuk dilakukan. Dan pahala akan terus diterima bahkan setelah anda wafat… Dan mudah2an blog ini bisa menjadi ladang pahala "pengetahuan dan pengalaman" yang bermanfaat…

Then, why the title is "Serendipitas" ?

Serendipitas atau serendipity adalah istilah yang diperkenalkan oleh Horace Walpole tahun 1754, berasal dari dongeng Persia tentang Tiga Pangeran dari Serendip. (Serendip adalah nama dalam Persian kuno untuk Sri Lanka). Kisah dongeng ini melibatkan kasus2 penggunaan deduksi yang mengagumkan (seperti halnya Sherlock Holmes), yang lalu menuntun pada hadiah-hadiah tak terduga dari sang raja.
Serendipity adalah menemukan sesuatu yang tak terduga dan berguna saat sedang mencari hal-hal yang lain.
Serendipity merupakan hasil dari kecerdasan mengenali situasi, bekerja keras, dan keberuntungan. Atau dalam istilah saya sendiri, serendipity adalah hasil dari kecerdasan untuk bertindak, berjuang seklimaks mungkin, dan keajaiban yang terjadi.

Contoh-contoh serendipity, ditemukannya kemampuan antibiotik dari penicillin oleh Alexander Fleming saat dia sedang membersihkan lab-nya, dimana dia menemukan lingkaran halo disekitar jamur Penicillium notatum yang mengkontaminasi biakan Staphylococcus pada salah satu percobaannya. Penicillin ini kemudian menyelamatkan jutaan nyawa manusia, terutama saat Perang Dunia II berlangsung.

Serendipity lainnya, pada tahun 1968, seorang peneliti di 3M bernama Spencer Silver, sedang mendisain perekat yang kuat. Namun yang tercipta justru perekat yang sangat lemah. Baru tahun 1974, rekannya, Arthur Fry, menggunakan perekat itu sebagai penanda buku, yang kemudian dikenal sebagai Post-it notes.

Pernah membaca kisah Archimedes yang lari keluar bak mandi bertelanjang bulat sambil berteriak "Eureka!" ? Itupun sebuah Serendipity, dimana hukum Archimedes lalu menjadi banyak acuan sebagai teknik untuk menguji kemurnian emas tanpa merusak.

Lawan kata dari "serendipity" adalah "zemblanity", yang diperkenalkan oleh William Boyd, yang berarti: "menemukan kesedihan, kesialan yang tak diharapkan". Kata ini diambil dari "Novaya Zemlya (atau Nova Zembi)", sebuah daerah di Rusia yang dingin, tandus, dan berlawanan dengan suburnya Sri Lanka (Serendip), yang juga menjadi daerah uji coba nuklir Rusia di masa Cold War.

Tapi mengapa "Serendipitas" ?
Oke, saya mengambil istilan ini karena saya merasa bahwa hidup saya pun adalah sebuah Serendipitas. Apa yang saya rencanakan, saya lakukan, dan saya dapatkan seringkali tidak sesuai, namun sebagaimana halnya Serendipitas, justru memunculkan kelimpahan yang lain bagi diri saya. Srendipity saya terjadi setelah saya berani untuk ambil tindakan, dan terjadinya keajaiban yang menyertainya. Sebagaimana yang dikatakan Tung Desem Waringin, pembicara motivator :
"No Action, Nothings happen
Take Action, Miracles may happen
Learn and Take Action, Amazing things will happen"

Semua "miracles" yang saya alami terjadi setelah saya "take action". Dan seringkali "take action" yang saya lakukan adalah yang tanpa banyak berpikir, 'quick actions', yang dilandasi oleh intuisi - 'intuitive act / instingtively act'.
Traveling overseas, have beautiful wife and smarts kids, working on Oil & Gas industri, have rumah kost, etc is only parts of my serendipity - my "miracles", again, as the result of my "take action" - often intuitive action. If only I do not take action intuitively, then probably I will not get most of the 'serendipities treasury' that I have now.

I believe that serendipity is the way God helps people in this world to get survive.
When the cave people had to hunt giant pre-historic animals, God give serendipity of finding long lasting fire (inventing of pine oil that contain terpentine).
Ketika populasi manusia membludak, Tuhan memberikan serendipity dimulainya kultur bertani di berbagai bangsa.
Dan ketika cadangan minyak yang terambil mulai menipis, Tuhan memberikan serendipity ditemukannya teknologi2 mutakhir untuk mengakses cadangan minyak lainnya di tempat yang lebih dalam dan lebih sulit terjangkau oleh teknologi sebelumnya.
Di tataran pribadi, Tuhan menjawab doa hamba2nya yang bersungguh-sungguh berdoa, berkeyakinan, dan melakukan sunnah-nya doa, yaitu 'take action', dengan 'serendipity', pertolongan dari arah yang tak disangka-sangka.

So, this is my wisdom words for you: "Be dare to take action, then Miracles may be your serendipity".

No comments: